Archive

Archive for July, 2009

KBB 12 – Cheese Souffle

July 30, 2009 4 comments

Berjumpa lagi di tantangan Klub Berani Baking yang ke 12… Kali ini bikin souffle rasa keju, hehehee…

kbb12logo

Resepnya di bawah ini:

Cheese Souffles

Sumber: The Perfect Cookbook by David Herbert. Penguin Books Australia Ltd 2003.

Ingredients/Bahan-bahan:

* 100g unsalted butter / mentega tawar
* ½ cup plain (all-purpose) flour / tepung terigu
* 300ml milk / susu
* 1 cup grated cheddar / cheddar parut
* 2 Tbs / sdM freshly grated parmesan / parmesan parut (nggak pake, nggak punya)
* ½ tsp Dijon mustard / mustard Dijon (nggak pake, nggak tau apa ini, hihihih)
* pinch / sejumput cayenne pepper (ganti lada aja, hehehehe)
* 4 eggs / telur, separated / pisahkan

Cara Pembuatan:
Directions/Cara Pembuatan:

Preheat the oven to 190C (375F, Gas Mark 5). Grease and lightly flour six ½-cup-capacity souffle dishes.

Melt butter in a small saucepan over low heat. Add the flour and cook, stirring constantly, for 1 minute. Gradually add the milk and whisk continuously over medium heat until the mixture is smooth, thickens and comes to the boil. Allow to cool for 5 minutes.
Lelehkan mentega di panci kecil dengan api kecil. Tambahkan tepung lalu masak sambil diaduk-aduk selama 1 menit. Tambahkan susu sedikit demi sedikit dan whisk terus menerus dengan api sedang hingga adonan lembut, mengental dan mendidih. Biarkan dingin sejenak selama 5 menit.

Panaskan oven suhu 190C (375F, Gas Mark 5). Minyaki/olesi mentega dan taburkan tepung loyang souffle dengan kapasitas ½ cup sebanyak 6 buah.

Yulia - Cheese Souffle-step1

Transfer the mixture to a bowl and stir in the cheddar, parmesan, mustard and cayenne pepper. Mix well.
Pindahkan adonan ke dalam mangkuk dan masukkan keju cheddar, parmesan, mustard dan cayenne pepper. Aduk rata.

Lightly beat the egg yolks and add these to the cheese mixture. Mix well.

Kocok ringan kuning telur dan masukkan ke dalam adonan keju. Aduk rata.

With an electric mixer, whisk the egg whites in a clean bowl until firm peaks form. Fold a quarter of the whites through the cheese mixture to slacken it slightly, then gently fold through the remaining whites.

Kocok putih telur menggunakan electric mixer hingga mencapai firm peak. Masukkan seperempat adonan putih telur ke dalam adonan keju untuk sedikit ‘melemaskan’ adonan, lalu masukkan sisanya perlahan.

Yulia - Cheese Souffle-step2

Spoon the mixture into the prepared dishes and bake for 20-25 minutes, or until risen and golden. Don’t be tempted to open the oven until the souffles have risen. Serve immediately.

Sendokkan adonan ke dalam loyang yang sudah disiapkan lalu panggang selama 20-25 menit, atau hingga mengembang naik dan kecoklatan. Jangan tergoda untuk membuka oven sebelum souffles betul-betul sudah mengembang/naik. Hidangkan segera.

Yulia - Cheese Souffle-step3

Hasilnya, udah bolong ada yang nyongkel….

Yulia - Cheese Souffle

Hahahahha ada yang doyaaan…

Yulia - Cheese Souffle_kintan

Yulia - Cheese Souffle_kintan_

Review:

Bikinnya gampang banget kok, rasanya juga enak, kalo buat anak2 biasanya doyan banget karna testurnya kayak busa. Dalemnya bisa dikasih isian sayur atau sosis atau apa aja kesukaan anak2… Selamat mencoba!

Categories: Klub Berani Baking

About Price in Cake Decorating, et cetera…

July 29, 2009 34 comments

Ini just in my humble opinion ya, setuju boleh, enggak juga boleh, hehehee, ini cuma dalam rangka menuliskan pengalaman-pengalamanku secara berkala seperti yang aku lakukan selama ini… Apa ilmu2 yang aku dapet selama menjadi penjual kue ataupun cake decorator ataupun manajer bisnis sendiri… Tentunya ini ilmunya dari otodidak, makanya kalo bener ya semoga bisa diambil hikmahnya, kalo menurut anda2 ini ilmu ngawur ya cuekin aja lah, wakakkakaa….

Ditujukan untuk teman-teman sesama bakul kue khususnya yang baru memulai, dan yang masih bingung dengan penentuan harga. Sebenernya aku juga masih sering bingung, hahahaha, wadoh ini nggak kompeten nulis tapi maksain nulis, tapi ya gapapa, nanti kita bertukar pikiran sama-sama.

Jadi rumus gampangannya adalah, untuk menentukan harga itu, hitung bahan baku yang dibutuhkan, semua, cost gas air listrik, termasuk cost telepon/sms, biaya pengiriman, biaya belanja dll, standar pokoknya. Kalo kita udah tau, jadi kan tinggal dijual di atas nilai itu, tergantung pengennya untung berapa persen. Rumus ini bisa langsung dipakai kalo kuenya nggak pake hiasan yang neko2, atau kalau hiasannya sudah ada patokannya, misalnya dihias bunga2an 5 biji, 10 biji atau 3 biji.

Nah kalau cake yang dekorasinya berdasarkan wangsit (huahuaha) seperti yang sering saya lakukan, bagaimanakah itu menghitungnya? Yang tidak ada patokan berapa kilo fondant yang dipakai, berapa banyak pewarna yang dipakai, berapa banyak lustre dust yang dipakai dan berapa sisa fondant/kue yang tidak terpakai? Sekali lagi patokannya tidak ada. Yang ada cuma patokan bahwa saya harus menghasilkan cake yang bagus dan enak, itu saja.

Jujur saja, kadang aku juga bingung kok, wakakkaa… Tapi kira-kira begini lho garis besar dalam menentukan harga itu, tapi semuanya ini kembali ke anda masing-masing pengennya bagaimana. Kalo saya sih:

Goal anda dalam membuat dan menjual kue itu apa? Kalo aku, aku pengen membuat kue yang enak dimakan dan juga enak dilihat. Konsekuensinya, bahan-bahan yang digunakan juga yang pilihan, mungkin yang tergolong agak mahal di kelasnya demi menjamin kualitasnya bagus dan terjaga. Bisa saja kok saya menjual kue saya setengah dari harga yang sekarang, tapi tentunya supaya tidak merugi, bahan-bahannya harus disubtitusi kan, dengan yang harganya lebih murah. Bisaaa… Tapi, saya tidak mau. Saya pengennya ya jualan yang enak aja deh, walaupun imbasnya ke harga kue yang mungkin bagi sebagian orang dianggap mahal.

Trus, kalo dianggap mahal, gimana kalo orang nggak mau beli? Dulu, waktu masih awal2 jualan kue, rasanya sediiih banget kalo ada orang nanya2 harga kue trus ditutup dengan kalimat “kok mahal sih mbak, ya udah nggak jadi, budget saya nggak cukup”. Wah bisa nangis tuh aku, lalu setelah itu kebingungan, duh gimana nih, ternyata hargaku kemahalan (padahal yang bilang mahal cuma satu atau beberapa orang aja). Semakin lama aku paham bahwa harga itu relatif. Maksudku nggak usah liat orang itu golongan atas atau menengah atau biasa2 aja, semua bebas kok menilai sebuah harga itu mahal atau tidak untuk diri kita masing-masing. Misalnya, calon customer A bertanya “Kue wedding berapa harganya?” aku jawab “mulai 2 juta mbak, dapetnya ini ini ini, termnya begini”, lalu dijawab lagi “kok mahal sih, ya udah nanti aku hubungi lagi mbak kalo jadi”. Ini wajar. Ada juga calon customer B “kue wedding berapa?”, aku jawab yang sama, lalu dijawab lagi “saya bisa DP kapan?”. Ini juga wajar. Yang penting adalah kita harus sudah secara cermat menghitung sebelum mengutarakan berapa harga produk yang kita jual, jadi kita punya patokan jelas, kenapa saya nggak jual dengan harga di bawah 2 juta, ya karena alasan-alasan perhitungan secara matematika, cost dan resikonya. Kalau kita sudah hitung benar-benar, ya sudah, seperti apapun ditawar kita tetep punya pegangan karena semua sudah diperhitungkan, bagiku itu namanya profesional, hehehe… Jaminannya adalah kita berusaha membuat pesanan pembeli sebaik mungkin, sekuat tenaga, dan maksimal.

Udah itung-itung harga nih, kok tetep aja itungan saya (misalnya) lebih mahal daripada harga jual para penjual kue yang lain sih? Lha ya bisaa dong… Emang kita pake resep yang sama kayak bakul kue yang lain? ya tidak to… Semua punya resep andalan sendiri-sendiri, dari resep itu apa saja bahan yang dibutuhkan, dan merk apa yang dipakai kan nggak sama antara 1 penjual dengan yang lain, walaupun judul jualannnya sama, brownies misalnya. Jadi keragaman harga bisa berasal dari situ juga. Ya kayak yang aku tulis di paragraf atasnya yang ini.

Untuk yang sudah mendalami cake decoration, kalo aku mikirnya udah bukan menghasilkan kue sebanyak-banyaknya, bukan kuantitas yang menjadi prioritas untuk mendapatkan keuntungan. Mungkin bagi yang berjualan kue kering dsb yang bisa dibuat secara massal, bisa menggunakan sistem seperti ini, untungnya kecil aja yang penting yang terjual banyak, karena bikin kue kering itu bisa dengan lebih mudah diwakilkan ke orang lain misalnya ke pegawai. Tapi kalau cake decorating, orang bisa melihat, semakin lama kita membuat hiasan semakin rapi, semakin bagus, karena skill pembuatnya juga bertambah seiring bertambahnya jam kerjanya. Jujur aja, keahlian dekorasi itu sulit dipindah tangankan. Aku punya asisten, tapi area disain  dan dekorasi tetap aku yang in charge. Kalau mau punya asisten yang pinter dekorasi, ya paling tidak harus mengantongi jam kerja yang sama kan, karena memang asisten yang kita gaji pun harus belajar sama seperti kita.

Trus berarti bisnis cake decorating seret dong, karna kuenya nggak bisa banyak, wakakaka, artinya keuntungannya juga tetep segitu2 aja? Hihihihi nggak tau jugaaa, hahahaha… Kalo aku sendiri, aku mereview skillku dari waktu ke waktu. Ketika aku mengganggap diriku sudah naik kelas, ketika kue yang aku dekorasi anggaplah sudah semakin bagus dibandingkan dengan level yang terdahulu, aku berhak atas reward yaitu bisa menaikkan harga kuenya. Jadi menaikkan harga tidak semata-mata tergantung dari harga bahan-bahan yang naik aja, tapi juga level keahlian kita (kayak main game ajaaa, hahahaha). Emang boleh naikin harga padahal bakul-bakul kue yang lain nggak naikin harga? Ya boleh-boleh aja kalo kata aku, hahaha… You’re the boss.

Yang penting, tidak usah menilai orang lain yang menurut kita jualannya terlalu murah atau terlalu mahal, pasti semua punya perhitungan dan rahasia dapur masing-masing yang kita tidak tau. Kembali lagi bahwa rejeki ada yang memberi, semua akan kebagian, kita tetep jalan lurus-lurus aja, insyaAllah sukses yaaaa… :)

Categories: Di balik layar

Little Einstein & Favorite Foods Cupcakes for Ansell

July 27, 2009 4 comments

Huaaa Little Einstein lagi! I hate them, huuhuhuuu… Sumpah deh mumet beneran aku kalo dengerin musik klasik, kekeke, dasar ndesit… Tapi ya ga apa2, toh bikin kue ini kan kuenya nggak bisa bunyi, xixixix… Yang aku benci tuh bunyi2an musik klasik itu loh, waakkakaka… Deki, maafkan mamamu, gak pernah diajak dengerin musik klasik, tapi kakak Kintan dulu juga nggak pernah kok :D

Ini pesenan mbak Reny lagi, dulu yang ulangtahun Nicklaus, trus abis kue dianter booking tanggal lagi buat ulangtaun si Kakak, Ansell… Thank you ya mbak atas kepercayaannya :) Ansell maunya kue tema Little Einstein, plus 8 cupcake yang hiasannya makanan-makanan kesukaanya: mie ayam, pizza, hot dog, burger, ice cream, mangga, anggur, sushi, dumpling dan sate padang.

Happy Birthday yaa Ansell :)

Little Einstein Cake & Favorite Food Cupcakes for Ansell_ - Maki Cakes

Little Einstein Cake & Favorite Food Cupcakes for Ansell__ - Maki Cakes

Little Einstein Cake & Favorite Food Cupcakes for Ansell - Maki Cakes

Keraton Jogjakarta Symbol Cake

July 27, 2009 6 comments

Bener-bener deh mbak Pipin kali ini, pesanan kali ini ngerjain aku beneeeerrr, niat 200% pokoknya, hahahhaa… Masak disuruh bikin kue pake logo keraton Jogjakarta. Katanya terserah mau dibikin cake apa cupcake. Ya tentu saja aku milih bikin cake aja, logonya cuman 1 yang gede, kekekkee, itu aja juga gelap nggak ada bayangan…. huahuahua….

Masalahnya itu logonya ya begini ini deh, ada sayap ada bulunya, trus ada huruf jawanya. Ya aku memang orang Jawa tapi soal nulis pake huruf Jawa ya terakhir sih 12 taun yang lalu, hahaha, ya semoga aja nggak ada yang salah dengan simbol bikinanku ini, keder dan serem juga soalnya bukan logo sembarang logo, kalo salah bisa diprotes orang sepropinsi Yogya karta, hihihihi… Pagi udah menatap pilu logo di gambar aslinya, garuk2 kepala, nggak nengok kanan nggak nengok kiri, puyeng, hahaha… Tapi akhirnya pelan2 selesai juga, aarghhhh lega banget bagaikan anak SMP abis ujian nasional, wakakkaa…

Mbak Pipin, tunggu pembalasanku, hahahahhaa…

Keraton Jogjakarta Symbol Cake - Maki Cakes

Categories: 3D Cakes

Telkom Flexi Cake for Mama’s Bday

July 27, 2009 Leave a comment

Ini pesanan mas Teguh lagi setelah kemarin juga pesen kue buat ulangtahun Raka, sekarang giliran istrinya yang ulangtahun, hehehe, terimakasih ya mas…

Seringnya kalo yang pesen kue bapak2 atau cowok itu, aku harus men-take over soal desainnya, karna kadang yang diminta terlalu sederhana banget, ya sebenernya ya enak aku sebagai tukang kuenya, xixixix, yang diminta gak susah, tapi kalo terlalu simple biasanya aku agak tambahi apa gitu biar hasil akhirnya tetep keliatan indah dan centil, hahahaa…. Mas teguh ini mintanya cuma kue pake logo Flexi yang timbul (karena istrinya baru pindah kerja ke Flexi), sama ucapannya. Jadi aku tambahin figure mamanya Raka supaya lebih rame….

Matursuwun yo mas… :)

Telkom Flexi Cake for Mama Bday - Maki Cakes

Telkom Flexi Cake for Mama Bday_ - Maki Cakes

Categories: 3D Cakes

Mickey Mouse Clubhouse Cake & Cupcake Set for Nizieta

July 27, 2009 6 comments

Untuk Nizieta, putrinya mbak Prita yang berulangtahun ke 1, sukanya Mickey Mouse Clubhouse dan 4 tokohnya, Mickey Mouse, Minnie Mouse, Donald dan Deasy Duck. Di sekeliling kue dikasih cupcakes 8 buah, katanya hiasannya terserah, hehehe…

Makasih banyak mbak Prita (juga buat mbak Andini yang udah merekomen kueku, hehehe), selamat ulang tahun ya Nizieta… :)

Mickey Mouse Clubhose Cake & Cupcake Set for Nizieta_ - Maki Cakes

Mickey Mouse Clubhose Cake & Cupcake Set for Nizieta__ - Maki Cakes

Mickey Mouse Clubhose Cake & Cupcake Set for Nizieta___ - Maki Cakes

Mickey Mouse Clubhose Cake & Cupcake Set for Nizieta - Maki Cakes

Categories: 3D Cakes, Girly

Cats & Ipit Cake

July 23, 2009 5 comments

Ini kue pesenan Dinda… Untuk ulangtahun sahabatnya namanya Ipit. Ceritanya cakenya minta ada figurine Ipit lagi dikerubungin sama kucing2 sampe ketakutan soalnya dia takut sama kucing… Tadinya minta kucing 10 biji, tapiii dikarenakan teori proporsionalitas, wakakkaa, akhirnya kucingnya cuma 8 aja, kalo 10 nggak bakal muat, bisa2 jatuh gelantungan, hahahahhaa… Ini aja ada kucing yang harus ditumpuk dan harus kegencet sama temennya biar spacenya muat. Ceritanya kucing2 ini adalah cowok2 yang naksir dan ngejar2 Ipit saking cintanya, wuhuhuuuuu, banyak yang naksir yaaa, sama dong kayak aku yang dikejar2 banyak cowok waktu masih muda dulu -ngibuldotcom-

Dinda ambil sendiri kuenya ke rumah, kemaren malem kok ya paaas banget, ujan geledek, mana plus mati lampu, wah serem deh, mana Kintan juga jadi bete karna tivi gak bisa nyala, huahahaha, jadinya pas Dinda mau kenalan dia malah teriak2 aneh, “arrrghhh argggh”, biasa deh kalo lagi gak mood hatinya, semua orang yang belom dia kenal yang mendekat akan dibilang “kamu monster!” hahahaha, maaf ya Din…. Thank you banget pesenan kuenya dan mau jauh2 ambil ke rumah…

Cats Attack Cake for Ipit_ - Maki Cakes

Cats Attack Cake for Ipit - Maki Cakes

Categories: 3D Cakes, Animal
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 173 other followers