KBB #5 : Banoffee Pie

31 05 2008

Depok, 31 Mei jam 18.45.

Huaaa mau sembunyi di balik gunung! Bener2 last minute.

Ya sudah bu host, ini laporanku ya…

Ngedit foto di leptop, wakakka, bingung settingnya gimana. Tapi karna emang wis elek dari sononya ya tetep, kekeke. Taro piring di atas sadel sepeda motor, dapet 3 kali jepret ada tetangga dateng, “Yuul, besok arisan yaaaa”, xixixix…. Sekalian aja, “mau kue kan? nih tak potongin yaa, ayo masuk…” hahaha…. lumayaan… Soalnya di rumah pemangsa kue sudah mulai mabuk semua, tapi tadi papa nyicipin eeeh suka lho!

Pie nya renyah, walopun belom pernah bikin sebelomnya tapi alhamdulillaaaah berhasil juga. Sebelom dikasih pisang udah grompal2 tembok pie nya dijajah kintan, huahaha, meleng dikit udah amblas tuh.

Ini resepnya:

Resep Tantangan #5: Banoffee Pies

Periode ini kita akan membuat pie/tart pisang karamel. Yang perlu diperhatikan adalah cara membuat pastry. Pastry tidak boleh terlalu lama diproses karena akan menyebabkan pastry menjadi keras. Pastry yang bagus adalah jika dibelah dengan pisau tidak akan pecah dan mempunyai kerenyahan yang dapat dibelah dengan mudah memakai garpu. Jika pemanggangan terlalu lama dan membakar dasar pastry, maka garpu tidak akan sukses melewati lapisan pastry, berarti pastry-nya gagal. Jadi musti rajin memeriksa pastry yang dipanggang beberapa menit sebelum durasi pemanggangannya usai.

Jika ingin berkonsultasi dengan buku-buku resep masing-masing silakan, tetapi resep pastrynya wajib memakai resep di bawah ini.

Untuk filling, diserahkan kepada selera masing-masing: jika ingin mendapatkan filling yang runny atau cair, waktu memasak hingga mendidih hanya 4 menit saja, memakai api sedang. Jika ingin lebih ‘padat’ masaklah hingga waktu yang ditetapkan dalam resep. After all, it’s for you!

Variasi: boleh menggunakan loyang individual jika punya. Boleh menambahkan kacang-kacangan jika suka (misalnya walnut atau pecans) atau gunakan pengganti lain-misalnya buah-buahan segar- sebagai alternatif taburan selain coklat. Silakan dihias sesuai selera masing-masing.

Bake Blind: gunakan biji-bijian yang lebih besar untuk pie/tart di loyang yang besar dan biji-bijian lebih kecil untuk loyang-loyang individual. Menggunakan biji yang kecil untuk loyang yang kecil disarankan supaya dapat memenuhi segenap penjuru loyang, karena biji yang kecil dapat lebih mudah menyelip di sudut-sudut tepi loyang.

Sumber: Foodtown Magazine. October-November 2007; Cuisine Magazine, November 2002. dengan modifikasi resep pastry dan filling.

Tingkat Kesulitan: Menantang. Untuk 4-6 potong.

Pastry:

300g tepung terigu, 150g mentega tawar, iris dadu, 5 sdM gula, 2 kuning telur, 3 sdM air dingin

Masukkan tepung, mentega dan gula di dalam food processor [aku bingung deh, emang yg namanya food prosesor itu segede apa sih, yg aku punya FP yg dulu buat bikin bubur bayinya kintan, kekeke, aku bikin setengah resep aja udah mo meledak FPnya, bunyi ngek...ngek... doang, gak mau muter besinya, huahhaa, akhirnya aku pindah ke blender, yak benar, blender yang buat bikin jus itu! hahahah] , lalu proses hingga tercampur rata, tambahkan kuning telur (memakai pulse, supaya mengadoninya kemungkinan besar dapat tercampur rata dengan kecepatan tinggi dan waktu yang pendek). Proses hingga menjadi remah-remah. Tambahkan air sedikit demi sedikit. Jika remahnya menjadi lebih besar (maksudnya sudah terkumpul), matikan mesin dan periksa apakah pastry bisa dikumpulkan jadi satu jika ditekan-tekan menggunakan jari (tekannya pelan-pelan aja, just to make sure). Keluarkan ke atas meja kerja dan kumpulkan (jangan uleni) hingga membentuk bulatan besar. (cara yang paling baik adalah tidak dengan meremas2 adonan supaya tidak mendapatkan hasil pastry yang keras/rubbery. Kumpulkan adonan ke atas plastik, kalau bisa langsung dibentuk seperti bola lewat cara merapatkan seluruh ujung plastik menjadi satu sehingga membentuk bola, jadi tidak menggunakan jari jemari anda untuk membentuk apalagi meremas adonan.

Note: jika tidak mempunyai food processor, tepung bisa dicampur dengan mentega pakai jari hingga berbentuk remah-remah hanya saja jangan diremas-remas. Gunakan ujung2 jari jika ingin mencampurkan tepung dengan mentega.

Setelah terkumpul membentuk bola diamkan di kulkas selama kurang lebih 30 menit.

Keluarkan dari kulkas, giling sehingga mencukupi untuk menutup 20-22cm flan tin atau loyang pie/tart.. Tekan-tekan hingga memadati seluruh dasar loyang. Trim pinggiran pie/tart lalu tusuk dasar pastry dengan garpu [yang ini pake cara barbar, nempeling ke pinggirannya pake tangan, padahal udah dibilang minimalkan penggunaan tangan, ixixix, yang penting beres :D]. Sisihkan sebentar selama 30 menit.

Alasi kertas roti dan gunakan biji-bijian [tidak punya biji2an saya, pake makaroni deh] untuk menekan adonan supaya tidak menggelembung jika dipanggang. Panggang suhu 180C selama 12-15 menit atau hingga pastry kelihatan kecoklatan. (Lalu angkat kertas roti dan biji2an lalu panggang lagi selama 5 menit hingga dasar pastry mengering.) [nah kalo soal waktu itu eikeh ga nengok jam, pokoknya liat, kalo kira2 belom gosong ya lanjot, kalo sudah tanda berbahaya ya artinya siap diangkat, hehehe].

Filling

75g mentega, 50g brown sugar, 3 sdM susu, 300g SKM, 2 buah pisang matang tapi tidak lembek, 300ml krim, ½ -1 cup white chocolate curls atau parut.

Masak mentega dengan gula [aku gak pake gula] hingga mentega leleh dan gula larut. Didihkan dan masak selama 1 menit (dengan api kecil), sambil diaduk-aduk menggunakan sendok kayu. Angkat dari api dan tambahkan susu dan SKM. Kembalikan ke atas api dan didihkan. Masak hingga 5-6 menit, diaduk-aduk hingga filling mengental dan berwarna kecoklatan. Dinginkan. (jika ingin mendapatkan efek runny, masaknya hanya sampai 4 menit saja).

Iris-iris pisang dan susun di dasar pastry yang sudah dipanggang. Tuang karamel lalu dinginkan di dalam kulkas selama 2 jam. Kocok krim hingga kaku lalu tuang ke atas pie/tart.

——–

Lunaaaas…. mau mandi bola duluhhh!





[KBB] Chocolate Swirl Meringues

31 03 2008

* hosh hosh hosh… Mbak Arfi, monggo silahkan duduk… Anu, mau minum apa ya? kopi, teh, sirup, jus, susu sapi, susu kedelai, susu kuda liar? monggo2… duduk dulu… mau dipanggilin tukang pijit?… hihihih, nyogok abis2an… :p

logo-march-apr08.jpg

Tantangan #4: Chocolate Swirl Meringues

Tingkat kesulitan: Menantang

Ketentuan: Hasil akhir meringues harus tetap putih dan sudah masak; variasi sajian diserahkan kepada selera masing-masing (misalnya dengan menambahkan buah-buahan kesukaan anda dan keluarga, dsb)

Note: Resep meringues ini mempunyai teknik yang unik yaitu dengan merebus gula dan putih telur dengan panas yang sangat kecil di dalam mangkuk yang diletakkan di atas panci yang berisi air panas.
Tingkat kegagalan bisa saja tinggi dan bisa saja rendah. Kunci kesuksesannya adalah saat merebus putih telur, jika api terlalu tinggi, bisa jadi putih telur akan berubah jadi putih telur rebus. Resep ini menantang untuk dicoba! Selamat berjuang!

——————————————————————————

Chocolate Swirl Meringues

Sumber: Taste. (Untuk 6 porsi (besar), 10 porsi (kecil))

4 putih telur

225g gula kastor [aku pake 160gram gula ya bu, takut kemanisan, mohon maaap]

1 sdt tepung maizena [aku pake 2sdm]

1 sdM coklat bubuk

thickened cream untuk sajian

Panaskan oven suhu 150C fanbake (kalo ga punya fanbake pake 120C aja,
setting bake). Campur putih telur dan gula di dalam mangkuk tahan panas yang
diletakkan di atas panci berisi air panas. Jangan sampai pantat mangkuk
menyentuh air karena putih telur akan bergumpal-gumpal. Aduk pakai sendok
kayk hingga gula betul2 larut dan adonan terasa panas jika disentuh, lalu
angkat dari kompor.

Kocok adonan putih telur dan gula ini menggunakan mixer selama 10-15 menit
sampai betul2 kental, putih dan mengkilap. Masukkan tepung maizena. Ayak
coklat bubuk, lalu masukkan ke dalam adonan meringue menggunakan sendok
metal dengan 2-3 kali aduk. Jangan aduk sampai rata.

Sendokkan (diijinkan menggunakan piping bag-ab) ke atas loyang 6 buah.
Buatlah setiap tumpukan setinggi mungkin (kecuali jika ingin membuat 10 buah
meringue kecil-ab). Masukkan ke dalam oven, turunkan suhu seketika ke 120C
(yang tadi menggunakan 150C fanbake, jika yang menggunakan setting bake 120C
tidak perlu menurunkan suhu oven lagi) dan panggang selama 1 jam 15 menit
(tergantung panasnya oven masing-masing ya-ab). Matikan oven dan tinggalkan
meringe di dalamnya sampai betul-betul dingin. Sajikan dengan krim kental.

——————————————-

Review:

Oke baiklah, dalam pembuatannya tidak menemukan kesulitan yang berarti, kecuali bingung dengan waktu di resep yang menyebutkan dimixer 10-15 kali sampe stiff, lha di aku 5 menit aja udah kayak gini, akhirnya tebak2 berhadiah aku putuskan cukup 5 menit saja mixernya, kekeke…

Hasil akhir harusnya warnanya tetep putih, aiiih punyaku kok buluk2 gini, wawawawa…!! It’s okeee… lanjuuut!

Suhu dalam resep 120 der C, aku sih selama pemanggangan aku puter2 sesuka hati, xixixi, ya pokoknya di bawah 150 di atas 100 lah…. Loyang aku taro di rak bawah paling dekat dengan api…

Setelah 1,5 jam dipanggang, matiin api, lalu dibiarkan sampe dingin, hasil akhir meringuenya gak berubah bentuk sama sekali [tau gitu aku model2 yang lebih asik, kekeke, kirain bakal meleleh kayak kue sus, ternyata enggak]

Mejeeeng…. sambil minta jatah.

Bikinanku kecil2, sekali caplok aja…

Aku nggak pake double cream dalam penyajiannya, soale mahal, diirit2, wakakaka…. Pake blueberry paletta aja, tetep asiiikkk…

kbb4-chocolate-swirl-meringue.jpg

Oke, Yulia telah melaporkan, dan dengan ini saya sudah lulus KBB tantangan ke 4, horeee!





[KBB] Tantangan 3: Pizza

31 01 2008

Hari ini ada ujian jam 5 sore sementara besok harus mengumpulkan 3 tugas sekaligus, wakakaka, harus ke gunung kidul nyari inspirasi nih, huhuuuuu :(( Menanti wiken dengan sangat, udah janji sama Kintan mau ke Margo City mandi bola sama prosotan, xixixix…Tantangan Klub Berani Baking yang ketiga, pizza. Sebenernya tantangannya cuma bikin kulitnya aja, isinya sih terserah, horee!!! karna saking takutnya telat bikin, aku udah bikin di awal2 tantangan disebar, hahaha, serem sama mba Arfi yang sampe rela manjangin jenggot biar nakut2in member yang ga bikin, hihihi :))

**************************************
Tantangan KBB#3: Pizza
Source: The Perfect Cookbook. David Herbert. Viking. Victoria,
Australia. 2003

Untuk adonan dasar Pizza:

1 sachet (@ 7g = 1/4 oz = 2 sdt) ragi (Misalnya: Fermipan atau merek lainnya)
1 sdt gula pasir
2 ½ cups tepung protein tinggi (tepung cakra kembar) (kurang lebih 350 gr)
garam (irma pakai 1/4 sdt)
2 sdm minyak zaitun (irma pakai minyak makan)

Cara mengolahnya:

Larutkan ragi dan gula di mangkuk kecil dengan 200ml air hangat. Aduk rata dan sisihkan selama 10 menit, atau hingga campuran raginya berbuih.

Campur tepung dan sejumput garam di mangkuk besar. Buatlah lubang di tengah2 campuran tepung dan masukkan ragi dan olive oil. Campur hingga menjadi adonan.
kbb3-ragi-adonan.jpg
Taburi meja kerja dengan sedikit tepung, lalu uleni adonan selama 5-7 menit, atau hingga lembut dan elastic (ciri-cirinya di tangan dan di meja kerja ga lengket lagi dan adonan kelihatan mengkilat ”ab).
Tempatkan adonan di dalam mangkuk yang sudah diolesi dengan minyak, tutup dengan serbet lembab atau plastik dan biarkan di tempat yang hangat selama 1 - 1 ½ jam, atau hingga adonannya membengkak berlipat ganda.

Panaskan oven suhu 210C (415F, Gas Mark 6-7).

kbb3-suhu-oven.jpg
Tinju adonan untuk mengeluarkan gelembung udara. Bagi adonan menjadi 2-3 bagian yang sama dan gilas atau tekan-tekan seukuran 4-5mm (¼ inci). Pindahkan ke loyang pizza (kalau ada). (Alternatif lain menggunakan loyang biskuit dan adonannya dibentuk bulatan lalu gilas ”ab).Tutup dengan pilihan topping kesukaan masing-masing.

kbb3-pizza-mentah.jpg

Panggang selama 15 menit. Lalu pindahkan pizza ke atas rak oven dan panggang lagi selama 3-4 menit, hingga lebih garing di bagian bawahnya.

kbb3-pizza-matang.jpg

kbb3-kulit-pizza.jpg

**************************************

Mbak Arfi, mbak Irma, ini udah bikin yaa aku… Permisi mau semedi dulu hihihi…





[KBB] Tantangan 2: Chocolate Mousse

30 11 2007

Cuman ngerjain 2/3 dari pe er yang disuruh dibikin… :(
Maap ya mbak Emma, tugas kali ini cuman dapet C nih kayaknya, kekeke…

Dan sejak diberlakukannya aturan baru yaitu publish di blog harus serentak oleh semua member, maka saya tak bisa mencontek lagi, haduuh… padahal demen banget sama lagunya project pop yang judulnya “menconteeek… menconteeek… menconteeek temaaan…” kekekek…
kbb2-chocomousse-yulia.jpg

Chocolate Mousse Cake

Sumber : Penny Oliver Cuisine 2005

Cake :
4 bh telur utuh,3/4 cup gula kastor,2/3 cup terigu all purpose, 1/3 cup maizena, 1sdt baking powder

Kocok telur menggunakan mixer hingga naik dan kental. Tambahkan gula
sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga adonan putih dan
sangat kental. Ayak semua bahan kering lalu campurkan ke dalam adonan
telur hingga rata. Tuang ke dalam loyang ukuran 26-28cm yang sudah
diolesi mentega dan ditaburi tepung. Panggang dengan oven yang sudah
dipanaskan terlebih dahulu suhu 190C selama 25-30 menit. Keluarkan
cake dari loyang dan letakkan ke atas rak, dinginkan. Letakkan cake ke
atas piring saji. Eratkan aluminium foil ke sekeliling cake (kalau mau
bisa pakai baking paper tapi digandakan, supaya bisa tegak dan lebih
kukuh kalau disiram dengan mousse nantinya).
[aku: spongenya aku masukin loyang bongpas, trus nanti moussenya dituang gitu aja, cepet, rapi dah hemaaat! xixixix]

Mousse :
250g cooking chocolate, 6 kuning telur, 250g mentega suhu ruang, 6 putih telur

Tim coklat hingga leleh. Kocok kuning telur lalu campurkan dengan
coklat, aduk rata. Tambahkan mentega sambil dikocok. Kocok putih telur
hingga kaku. Masukkan adonan putih telur ke dalam adonan coklat. Tuang
adonan ini ke atas cake. Tutup dan dinginkan selama 4 jam atau
semalaman.
(Jika menggunakan thickened cream, pakai 250g lalu kocok dan campurkan
ke dalam adonan coklat).
[aku bener2 pake putih telur, supaya lebih menjiawai resep sebenarnya, kekeke...]

Variasi: untuk mousse, silakan divariasi dengan flavour macam
frangelico, cointreau, brandy, atau vanili. Putih telur bisa diganti
dengan thickened cream jika ragu-ragu menggunakan putih telur.
Garnish/hiasan bisa divariasi dengan serutan coklat, coklat bubuk,
atau fresh fruit jika memang sesuai selera.

Topping : [aduh, yang ini kelewat, jadi ga ada toppingnya, kuenya telanjang gitu aja ga ada manis2nya deh penampilannya, huhuuuu]
300ml krim, kocok, 100g cooking chocolate dilelehkan dengan 50ml krim
dan 3 sdm brandy (brandy bisa dihilangkan atau diganti dengan
vanili—meskipun tidak sama setidaknya ini memberi flavour ke coklat)

Tutup cake dengan krim kocok lalu tuangi coklat leleh tadi. Potong dan
sajikan dengan sedikit tambahan coklat leleh di sisinya. (You can use
your imagination and your own style on this! Have fun!)

Review: [ini mereview aku sendiri, bukan resepnya, hehehe]

  1. Kebiasaan buruk, baru ngerjain di hari terakhir.
  2. Karna buru2 jadi gak konsen baca resepnya.
  3. Bertekad untuk tidak seperti itu lagi. [xixixxi, atut bow, mbak Arfi kemaren sidak, aku belom publish pe ernya, kekkeke...]

Kalo kuenya sih enak, mirip lady finger itu basenya. Kalo moussenya kok agak amis ya? maybe pas bikin ga konsen trus aku masukin udang + cumi2 kali ya… :(  Yaah penyesalan mah tiada guna. Nanti tantangan ketiga ga akan lagi deh bikin di akhir2 gini.

Sekian laporan untuk tantangan kedua klub berani baking, ciao!





[KBB] Tantangan 1: Paris Brest

25 10 2007

KBB? apaan tuh? Keluarga Besar Berencana? xixixix… KBB itu Klub Berani Baking, yang ono noh, yang komandannya mbak Arfi Binsted. Yang ikutan klub ini, pada tiap periode dikasih tantangan resep tanpa gambar yang kudu dibikin… (kok jadi ngomong betawi sih nyak??)

Sebenernya deadlinenya tanggal 10 Oktober kemaren, tapi karna aku baru ngeh di hari-hari terakhir, jadinya rencanaku mau buat pas libur lebaran kemaren, tapi lha kok aku teledor naro resepnya, gak ketemu. Akhirnya baru pagi ini bikin. Maapkeun yaa jeng Arfi….

Ini laporanku, yang merah2 itu note dari aku sendiri.

Paris Brest - Tantangan KBB 1

Resep Tantangan #1: Paris-Brest

Sumber: AWW Wicked Sweet Indulgences
Tingkat kesulitan: Mudah. Untuk 16 buah.

Adonan Kulit

20g mentega,
¼ cup (60ml) air,
¼ cup (35g) tepung terigu,
1 btr telur [aku pake telur kecil]

Panaskan oven, suhu tinggi [aku pake suhu 180derajat celcius]. Olesi 2 loyang datar dengan mentega atau alasi dengan baking paper [aku pake 1 loyang kue kering yang guedeee, hahaha]. Campur mentega dengan air di panci, didihkan. Tambahkan tepung [yang sudah diayak], kocok dengan sendok kayu [aku pake centongm hihihi] hingga adonan lepas dari sisi panci [seperti adonan yang usah kalis gitu].

Paris Brest - Tantangan KBB 1 - Adonan Cover Sus

Angkat, tunggu sampe uapnya hilang, masukkan telur dan kocok hingga adonan lembut. [adonanku jadinya lengkeet banget]

Paris Brest - Tantangan KBB 1 - Adonan Cover Sus + Telur

Buatlah 4cm lingkaran sebanyak 8 buah [aduh ini aku kira2 aja secara gak punya penggaris, udah dipatahin Kintan, adanya meteran tembok, kekeke]. Semprotkan adonan ke lingkaran sebelah luar.

Paris Brest - Tantangan KBB 1 - Adonan Dibentuk Ring

Panggang dalam oven panas [aku 180 der C] selama 7 menit [aku 15 menit, sampe susnya ngembang]. Turunkan suhu hingga ke suhu sedang [aku 150der C], panggang lagi selama 10 menit atau sampai cincin pastry-nya kecoklatan dan crisp [aku 12 menit].

Paris Brest - Tantangan KBB 1 - Adonan Dibentuk Ring sudah matang

Belah pastry, horizontally, [punyaku aku gunting] panggang lagi selama 5 menit atau sampai cincin mengering. Dinginkan dalam suhu ruangan.

Paris Brest - Tantangan KBB 1 - Cover Sus Digunting jadi 2 Bagian

—————————-

Sembari nunggu kuenya mateng, ada hiburan sedikit, xixixixix…

kintan-joget.jpg

—————————-

Adonan Pastry Cream (Custard)
1 cup (250ml) susu,
½ batang vanili, belah dua, [aku pake 1sdm essence vanilla]
3 btr kuning telur,
1/3 cup (75g) gula caster, [aku cuman pake 55gram aja karna nanti dikasih toffee]
2 sdM tepung maizena

Didihkan susu bersamaan dengan batang vanili. Angkat batang vanili setelah mendidih. Kocok kuning telur, gula dan tepung maizena dengan mixer hingga kental. Tambahkan susu sedikit demi sedikit. Masak lagi custard di atas api besar hingga mendidih dan adonan mengental (take care not to burn the custard!).

Paris Brest - Tantangan KBB 1 - Vla
Sendokkan custard ke dalam piping bag, lalu semprotkan ke atas cincin paruh tadi, tutup dengan separuh bagiannya lagi.

Paris Brest - Tantangan KBB 1 - Vla diisikan ke cover

Letakkan paris-brest ke atas loyang yang dialasi foil . Tuangkan toffee di atasnya [aku langsung taro di atas piring, celupin sendok ke toffee lalu diciprat2in, akibatnya toffenya nyiprat kemana2 dan lengket di piring, ga tau deh gimana embak nyicinya nanti, hahaha] dan susun atau taburkan almond iris (20g) [akyu lupaa ngasih almond :( ]. Hasil yang udah jadi, lihat gambar di atas.

Toffee [bikin setengah aja, masih nyisa]
1 cup (220g) gula caster, [aku pake setengahnya, 110g]
½ cup (125ml) air [aku pake setengahnya, 1/4 cup]

Campur gula dan air, aduk hingga gula larut di atas api besar, lalu jika gula sudah larut, didihkan. Turunkan suhu api, terus masak toffee tanpa ditutup dan tanpa diaduk hingga warnanya coklat terang. Angkat dari api, biarkan dulu hingga gelembung udaranya habis. [karna buru2, toffee bikinanku warnanya belom warna emas, cuman kekuningan aja. Trus aku nyiramnya pas masih ada gelembung udaranya, wakaka, gak tau deh. Nyiramnya pake jurus angin topan beliung, wuss wuss wuss sampe nyiprat2 ke papa yang lagi lewat, xixixix...]

Review:

  1. Yang bikin keder sebenernya adalah namanya, Paris Brest, kayaknya susaaaah dan njelimeeet bener, xixixi… Lumayan lama juga sih, aku start setengah 7, selesai jam 8.
  2. Kok untuk 16 buah ya? punyaku cuman jadi 9 kulit tuh… Pas aku tinggal mandi, malah berubah jadi 7! Bingung deh, lah kemana yang 2 biji, tadi sebelom mandi ada 9 kok… :( Trus dateng deh ananda tercinta, tangan kiri bawa 1, tangan kanan bawa separo, plus sibuk nguyah sambil ngeliatin aku yang kebingungan… Waaaa ini dia biang keladinyaa!
  3. Ukurannya kecil-kecil yah boo, xixixix… Cuman buat 3 kali caplok aja, happ! Habis dehh..

Paris Brest - Tantangan KBB 1 - Paris Brest

Demikian laporan dari saya untuk tantangan pertama klub berani baking.

Ciao!